Sunday, April 2, 2017

HUJAN - Tere Liye

" Bukan tentang melupakan, tapi tentang memaafkan , siapapun itu ketika dia bisa memaafkan maka dia bisa menemukan kedamaian dalam hatinya , melupakan . Tapi ketika dia tidak bisa memaafkan maka dia tidak pernah bisa melupakan "




Kurang lebih seperti itu kutipan makna dari salah satu novel best seller itu , bercerita tentang anak perempuan yang tiba-tiba menjadi yatim piatu karena bencana alam yang sangat besar dan bertemu dengan seseorang yang membawa hidupnya menjadi lebih baik , tepatnya memberikan semangat dan motivasi .
Tapi , hanya karena 1hari yang "berbeda" anak perempuan itu memutuskan untuk menghapus kenangan tentang "seseorang" tersebut , kenangan yang menurutnya sangat menyakitkan , kenangan yang dia sendiri tidak sanggup membawanya selama sisa hidup yang dia punya , Tapi sayangnya , dia selalu salah , dia selalu salah paham atas semua keadaan yang ada ,atas semua perasaan buruk yang selalu menyakitinya , kenangan itu tidak seburuk apa yang dia fikirkan , bagaimana dia menyikapinya itu yang penting , bukan bagaimana dia menghapusnya .

Ntahlah, kalimat diatas  bukan sinopsis dari Novel best seller itu , itu adalah kesimpulan yang aku tarik sendiri .

Novel ini baru selesai aku baca kemarin ( 2 April 2017 ) setelah hampir 2 bulan tak pernah ku buka , sejak aku membawa nya dari Yogyakarta januari lalu .

Hampir setiap novel Tere Liye selalu bisa membawa pembacanya masuk dalam cerita , dengan kata-kata nya yang mungkin bisa membuat beberapa pembaca baper , ingin menjadi tokoh tersebut atau malah ada yang merasa dia juga seperti tokoh dalam novel tersebut hihihi.

Bacalah, jika kamu berhasil menyelesaikan 500 halaman sebuah novel , maka kamu akan "ketagihan" membaca novel dan buku-buku lain yang lebih tebal .

Recomended .




Comments
0 Comments

No comments: